-->

Di Jamin Lolos Berkas!! 8 Urutan Berkas Lamaran Yang Benar

Masrana.com - HRD tidak hanya fokus pada interview, pastikan sebelum Anda kirim berkas, urutannya sudah sesui. Biasanya HRD hanya perlu waktu beberapa menit saja untuk melihat berkas Anda dan biasanya HRD hanya fokus melihat CV jadi pastikan CV Anda sudah sesui dengan kualifikasi yang di butuhkan HRD. Tujuannya agar Anda bisa lolos berkas dengan mudah dan dapat panggilan interview. Berikut merupakan Urutan Berkas Lamaran Yang Benar.

1. CV atau Daftar Riwayat Hidup

Kenapa CV harus di urutan pertama? agar memudahkan HRD dalam melihat skill dan kemampuan Anda dalam waktu singkat. Jangan persulit HRD untuk mencari CV yang sering Anda taruh di urutan terakhir.

2. Surat Lamaran

Jangan lupa cantumkan rincian berkas yang Anda kirimkan dalam surat lamaran. Gunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami agar CV terlihat profesional. Saya sarankan cukup satu lembar saja.

3. Portofolio

Yang wajib dicantumkan di portofolio adalah hasil kerja atau karya Anda sendiri selama di bidang yang Anda tekuni. Jika tidak punya tidak usah dicantumkan, karena hasil portofolio ini biasanya hanya untuk melamar posisi Design, IT, Web Design, dll.

4. Parklaring

Parklaring atau keterangan pengalaman kerja Anda di perusahaan sebelumnya dengan memberikan nilai kepuasan atas kerja Anda. Sebelum resign, Anda bisa minta paklaring kepada HRD atau melalui supervisor yang menjadi atasan Anda saat itu.

5. Ijazah

Jika melamar melalui email atau online, Anda bisa scan ijazah asli untuk dilampirkan saat kirim berkas. Jika melamar melalui pos atau kirim langsung, Anda bisa lampirkan fotocopy ijazah asli dan jangan lupa dilegalisir.

6. SKCK

Usahakan lampirkan SKCK agar HRD tahu bahwa Anda tidak sedang memiliki masalah hukum apapun. Biaya urus SKCK jika tidak salah hanya RP. 30.000, berlaku untuk 6 bulan. Anda bisa memperpanjang jika masa berlaku sudah berakhir.

7. KTP dan SIM

Saya sarankan dijadikan satu lembar jika di fotocopy, jangan di potong kecil. Dijadikan satu lembar agar terlihat jelas.

8. Berkas Tambahan Lainnya

Anda bisa tambahkan berkas pendukung seperti : Sertifikat pelatihan, Sertifikat magang, Sertifikat organisasi, Sertifikat seminar, Sertifikat keterangan sehat, dll.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close