-->

Kegiatan Belajar 5 : Manajemen User (SOJ)

Masrana.com - Hampir semua sistem operasi baru saat ini sudah dikembangkan dengan konsep multiuser dan multitasking, sehingga merupakan hal yang sangat umum apabila dalam setiap komputer akan ada mekanisme identifikasi setiap orang yang akan menggunakannya. Sistem Debian juga mendukung sistem multiuser ini, dimana dalam satu waktu dapat lebih dari satu user yang mengakses sistem ini.

Terkait dengan lingkungan multiuser tersebut, pada materi kali ini akan dibahas berbagai teknik pengelolaan yang berkaitan dengan user. Pengelolaan disini meliputi :

  1. Pembuatan user baru.
  2. Perubahan data user.
  3. Penghapusan user.

Pada sistem Linux, user diidentifikasikan dengan menggunakan nama user (username) ataupun ID user (UID). UID dinyatakan dalam bentuk numerik dan nilainya dapat ditentukan otomatis oleh sistem saat user pertama kali didaftarkan atau dapat juga oleh user sendiri. Berbeda dengan username, merupakan data dalam format alfanumerik, yang namanya ditentukan sendiri oleh user. Pada sistem Linux, setiap aplikasi diperbolehkan memilih salah satu dari dua data ini untuk mengenali user yang menggunakan aplikasinya. Namun, dari sisi user cenderung lebih mudah mengingat username dibandingkan UID, karena dapat dibuat mewakili nama sebenarnya dari user.

PEMBUATAN USER BARU

Perintah berikut dapat digunakan untuk membuat user baru. Agar dapat berjalan perintah ini harus dijalankan dengan mengguakan userroot di terminal.
adduser usename
Selain perintah adduser ada juga perintah useradd yang memiliki fungsi yang sama. Perintah diatas selain dapat dijalankan di Debian juga dapat berlaku untuk sistem Linux lainnya. Parameter-parameter pendukung lainnya untuk perintah ini dapat dilihat dengan perintah man adduser atau adduser --help.
Selain penentuan username ada juga beberapa data lainnya yang perlu diberikan, sebagai berikut :

  1. Password (wajib)
  2. Nama lengkap (tidak wajib)
  3. Nomor ruang (tidak wajib)
  4. Telepon kantor (tidak wajib)
  5. Telepon rumah (tidak wajib)
  6. Lainnya (tidak wajib)

Setiap user di sistem Linux diwajibkan untuk memiliki password sebagai pengaman awal. Pengaman awal ini diperlukan apabila ada data pribadi atau sensitif yang akan disimpan pada komputer karena masih ada hal lain yang perlu dilakukan untuk mengamankan data.

Perintah berikut dapat digunakan untuk menguji apakah user tersebut telah berhasil dibuat atau tidak.
su - username
whoami
pwd
Perintah pertama berguna untuk login menggunakan user lain, sedangkan yang kedua untuk mengetahui siapa user yang login saat ini dan yang terakhir untuk mengetahui lokasi user saat ini. Apabila sesuai maka perintah pwd akan menampilkan lokasi home untuk user terpilih.

Secara bawaan untuk setiap user baru akan dibuatkan direktori home-nya oleh sistem. Lokasinya ada di direktori /home, yang nama direktorinya biasanya dibuat sama dengan nama usernya, misalnya untuk user bintang, maka direktori home-nya adalah /home/bintang. Direktori inilah yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh user untuk menyimpan file-file pribadinya.

PERUBAHAN DATA USER

Terkait dengan perubahan data user ini ada sejumlah perintah terkait yang dapat digunakan, ditampilkan dalam penjelasan berikut :

2. Chfn username

Penggantian data pribadi user seperti nama lengkap, ruangan, telepon kantor, telepon rumah dan lainnya. Apabila tidak ada peruahan yang dilakukan cukup tekan enter pada setiap entri.

2. Password username
Penggantian password user

PENGHAPUSAN USER

Ini merupakan operasi yang dapat beferek cukup besar baik pada user ataupun sistem, karena dapat menyebabkan kehilangan data ataupun menyebabkan sistem tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus saat akan melakukan operasi ini. Apabila akan menghapus suatu user dari sistem pastikan bahwa file-file penting milik user tersebut sudah dibackup dan pastikan juga tidak ada proses di sistem yang memerlukan user tersebut. Perintah penghapusan user diberikan sebagai berikut :
deluser username atau deluser --remove-home username atau deluser --remove-home --backup usernamePada perintah pertama, penghapusan akan menyebabkan hanya data user tersebut yang akan dihapus dari sistem. Apabila menggunakan perintah yang kedua, penghapusan akan menyebabkan semua file yang tersimpan pada direktori home dari user tersebut akan terhapus. Perintah terakhir ini memungkinkan lebih aman karena sebelum menghapus semua isi dari direktori home user tersebut, ada backup yang dibuat. Backup-nya dinyatakan dalam file terkompresi (*.tar.bz2).

Selain menggunakan deluser untuk menghapus user juga dapat menggunakan perintah userdel. Perintah userdel memiliki fungsi yang sama hanya memiliki parameter yang berbeda dari deluser.

Semua data user yang diolah dalam perintah-perintah diatas oleh sistem Linux tersimpan dalam file /etc/passwd dan /etc/shadow. Pengubahan dapat juga dilakukan langsung melalui file-file ini. Namun, harap berhati-hati karena semua user yang ada di sistem juga disimpan pada file yang sama. Apabila tidak, akan dapat berdampak pada sistem.

Selain melalui CLI ada juga aplikasi GUI untuk melakukan manajemen ini, yakni melalui aplikasi User Accounts. Aplikasi ini dapat diakses di Debian melalui menu Application > System Tools > Preference > System Setting > system: User Accounts.

Pada aplikasi User Accounts tombol Unlock perlu di klik dahulu agar dapat menambahkan, memodifikasi ataupun menghapus user. Selain itu akan muncul window baru untuk memasukan password root.

RANGKUMAN

Manajemen user pada sistem yang mendukung multiuser merupakan tugas yang cukup penting. Bagi sistem dengan user yang banyak, manajemen menjadi bagian penting. Pengelolaan yang baik akan dapat mendukung kinerja sistem ataupun user dalam sistem.

Berbagai pengelolaan yang dapat dilakukan pada user diantaranya adalah pembuatan user baru, penggantian data user, ataupun penghapusan user. Operasi yang terakhir ini cukup perlu mendapat perhatian karena dapat berdampak cukup besar bukan hanya bagi user tapi juga sistem. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close